FAQ

Apakah yang dimaksud dengan KPR ?
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah.
 

Ada berapa jenis KPR yang ada?
KPR Bersubsidi, yaitu suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki.

KPR Non Subsidi, yaitu suatu KPR yang diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.
 

Apa saja persyaratan untuk mengajukan KPR?
Syarat KPR secara umum adalah :
- Usia Minimal 21 Tahun atau Sudah Menikah
- Fotocopy KTP/Pasangan
- Fotocopy Surat Nikah
- Fotocopy Kartu Keluarga
- Copy NPWP
- Surat Keterang Penghasilan (Bagi Karyawan) (Asli) / Slip Gaji 3 Bulan Terahir
- Surat Keterangan Usaha (SIUP/SKU)
- Surat Keterangan Kerja (Asli)
- Fotocopy Buku Tabungan 3 bulan terahir
- Laporan Keuangan 3 Bulan terahir (Wirausaha)
 

Biaya apa saja yang harus saya keluarkan untuk memiliki Rumah Subsisi?
Secara umum Biaya pengajuan Rumah Subsidi terdiri dari :
- Uang Muka (DP) : 5% dari harga jual
- Booking Fee
- Biaya Balik Nama
- Biaya Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB)
- Penurunan KPR (Jika persetujuan kredit yang diajukan lebih kecil)
 

Sertifikat apa yang saya peroleh setelah pengajuan KPR saya di ACC?
Pemohon akan mendapatkan sertifikat HGB
 

Apa perbedaan Sertifikat HGB dan sertifikat SHM ?
Sertifikat Hak Guna Bangunan atau disingkat dengan sebutan HGB. Sesuai dengan namanya, HGB (Hak Guna Bangunan) adalah kewenangan yang diberikan oleh pemerintah atau suatu hak yang didapatkan untuk menggunakan sebuah lahan yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu 30 tahun yang atas permintaan pemegang hak mengikat keperluan serta keadaan bangunan-bangunannya dan dapat diperpanjang sampai dengan jangka waktu maksimum 20 tahun. Sertifikat Hak Milik yang merupakan jenjang sertifikat hak atas sebuah tanah yang tertinggi atau terkuat. SHM (Sertifikat Hak Milik) adalah jenis sertifikat yang pemegangnya memiliki kekuasaan penuh sebagai pemilik dari lahan disebuah kawasan dengan luas tertentu yang tercantum dalam surat dengan waktu yang tidak terbatas. Dengan demikian, pemegang sertifikat yang tercantum dalam surat menjadi pemilik seutuhnya tanpa adanya campur tangan dan kemungkinan kepemilikan bagi pihak lain.
 

Apakah yang dimaksud SP3k ?
SP3K adalah Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit yaitu surat pemberitahuan mengenai rincian detail per- setujuan kredit yang di ACC oleh bank.untuk diketahui oleh Konsumen.SP3K memiliki masa berlaku hingga batas ter- tentu. Jika melebihi batas waktunya SP3K harus diperpanjang 3 bulan. Jika masih belum di akad kan maka permohonan KPR dianggap batal.